SATUAN POLISI PAMONG PRAJA

PROVINSI JAWA TIMUR

logo

Statistik Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini259
mod_vvisit_counterKemarin744
mod_vvisit_counterMinggu Ini4717
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin4622
mod_vvisit_counterBulan Ini16963
mod_vvisit_counterBulan Kemarin23737
mod_vvisit_counterSampai Hari Ini1488574

IP: 3.227.233.6
Hari Ini: 24 Agu, 2019

Terjadi aksi Unjuk Rasa pada hari Jumat tanggal 21 Juni 2013 pukul 10.20 WIB s/d 22.15 WIB, bertempat di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo Nomor 7 Surabaya. Pada pukul 10.45 WIB, massa dari Front Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), KPSI Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan PRD, SRMI, PMII, dengan jumlah sekitar ± 400 (empat ratus) orang membawa alat peraga berupa 1 (satu) truck pengangkut Sound System, Spanduk, dan puluhan poster. Dalam melakukan orasi Sdr. Jamaludin dan Sdr. Kamim Tohari menolak Kenaikan BBM yang dianggap kurang tepat karena mendekati bulan Ramadhan, Hari Raya dan Pendaftaran Sekolah sehingga menambah kemiskinan rakyat Indonesia.

Pukul 11.30 WIB massa aksi berhenti untuk sholat Jum’at. Pada pukul 14.15 WIB para aksi dari FSPMI, KPSI melaksanakan Sholat Ghoib dengan maksud Kepemimpinan SBY- BOEDIONO sadar dan rakyat Indonesia bisa selamat dari kemiskinan.

Pada Pukul 15.00 WIB sekitar 50 (lima puluh) massa dari elemen PRD, LMND dan SRMI dengan Korlap Sdr. Mulyadi dari PRD Kota Surabaya yang mengatasnamakan GANAS PATI dengan tuntutan menolak keras rencana Pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi dan laksanakan UUD 1945 serta Pasal 33 untuk kedaulatan Nasional. Pada Pukul 15.15 WIB sekitar 45 dari elemen mahasiswa yang mengatasnamakan PMII Kota Surabaya dengan Korlap Sdr. M. AJIS (IAIN SUNAN AMPEL) tiba di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya dengan tuntutan tolak kebijakan Pemerintah yang akan menaikkan BBM bersubsidi. Massa aksi memaksa masuk kedalam Gedung Negara Grahadi dan terjadi aksi dorong-dorongan antara petugas Keamanan dan massa aksi yang cenderung anarkis, sehingga 8 orang ditangkap dan dibawa ke Polrestabes Kota Surabaya. Daftar nama-nama yang diamankan petugas:

  • Sdr. Jumali 21 Tahun dari Rembang;
  • Sdr. Abd. Ajis 19 Tahun dari Bojonegoro;
  • Sdr. Zainal 24 Tahun dari Bangkalan;
  • Sdr. Dihun 21 Tahun dari Bangkalan;
  • Sdr. Choirul 19 Tahun;
  • Sdr. Anwar dari Mojokerto;
  • Sdr. Hakul M dari Bangkalan;
  • Sdr. Imam Solikun.

Setelah orasi, Menyatakan Sikap dan Seruan, massa aksi membubarkan diri dengan tertib pukul 22. 15 WIB. Selama kegiatan aksi unjuk rasa situasi dan kondisi obyek vital Gedung Negara Grahadi dalam keadaan aman, tertib dan dapat dikondisikan sepenuhnya oleh petugas jaga.

test4